header-int

Bakti Sosial BEM di Desa Kampung Muka

Senin, 11 Jan 2016, 11:26:17 WIB - 8683 View
Share
Bakti Sosial BEM di Desa Kampung Muka

Kejadian kebakaran pada selasa, 26 Januari lalu di Desa Kampung Muka kelurahan Kebun Sayur Mangga Dua Jakarta Utara telah menghanguskan sekitar 200 rumah warga dan mengakibatkan 700 KK kehilangan tempat tinggalnya. Atas kondisi tersebut membuat  BEM FKK UMJ yang diprakarsai Departemen Sosial Politik BEM FKK UMJ hari minggu (31/1) lalu memberikan bantuan berupa sembakodan pakaian layak hasil dari penggalangan dana cepat selama 4 hari untuk meringankan beban para korban. 
Penggalangan dana untuk para korban kebakaran ini adalah dengan  menggecarkan program GALIBU (Gerakan Lima Ribu) dan GASIBU (Gerkan Sepuluh Ribu) yang berasal dari stake holder di FKK UMJ dan beberapa mahasiswa UMJ. Caranya adalah dengan menukarkan souvenir berupa gelang dan pulpen cantik yang dibeli dengan harga Rp. 5.000 atau Rp. 10.000 atau kelipatan selanjutnya. 
  
Hasil galang dana  cepat tersebut seluruh keuntungannya telah disumbangkan untuk korban kebakaran di Mangga dua. Hasil dari GALIBU dan GASIBU selama 4 hari semuanya berjumlah Rp. 1.100.000,- dan disumbangkan dalam bentuk sembako seperti beras, minyak, dan mie instan. 
Pada saat mengunjungi posko penerima bantuan kami disambut baik oleh pemuda karang taruna setempat. Mereka  menjelaskan bahwa hari ini merupakan hari terakhir para korban berada ditempat pengungsian “Mereka tidak mungkin selamanya tidur ditenda, mereka harus mandiri. Minimal mencari kontrakan sendiri” kata ketua posko sambil mengantar kami melihat kodisi korban yang masih berada ditenda pengungsian. Meski begitu, mulai besok  bantuan akan tetap ditampung dan dialihkan di posko utama. 
Kebakaran di Kampung Muka ini tidak ada korban jiwa, namun ratusan rumah habis dilalap api, hampir tidak ada puing ketika kami mengecek lokasi tempat kebakaran. Menurut salah pemuda karang taruna, kebakaran terjadi sekitar pukul 10.00 dan baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00. akibatnya lalu lintas kereta api terhenti karena api menyambar kabel listrik KAI , akhirnya beberpa jam di lokasi tersebut terjadi mati listrik. 
Ketua posko menjelaskan bahwa penyebab kebakaran masih spekulatif, ada yang bilang karena hubungan arus pendek listrik, gas kompor yang meledak dan faktor kesengajaan karena tempat pemukiman merupakan tanah milik pemerintah. Namun apapun penyebabnya kebakaran ini menyebabkan sekitar 2.000 korban jiwa yang terdata harus terpaksa pindah tempat tinggal. Diakhir, mereka mengucapkan terimakasih atas seluruh bantuan yang kami berikan mereka juga berharap kami dapat kembali untuk mengajarkan anak – anak mengaji. 
Kami BEM FKK UMJ, mengucapkan terimakasih untuk semua pilhak yang telah memberikan donasi Galibu dan Gasibu. Bantuan teman – teman telah kami salurkan langsung kepada korban. Terimakasih telah memberikan mereka kebahagiaan dan harapan baru. Disana terdapat banyak anak – anak yang harus kita semua bantu pendidikannya, warga miskin yang harus kita bantu agar tetap sehat dn produktif. Semoga kita semua diberikan umur dan rezeki untuk kembali memberikan bantuan. Semoga seluruh kebalikan donatur Galibu dan Gasibu dibalas lebih baik oleh Allah AWT. Aamiin

Unidha Fakultas Kedokteran dan Kesehatan Universitas Muhammadiyah Jakarta beralamat di Jl. Kh. Ahmad Dahlan, Cirendeu, Ciputat, Tangerang Selatan, dan di Jl. Cempaka Putih Tengah, Jakarta Pusat.
© 2020 FKK UMJ Follow FKK UMJ : Facebook Linked Youtube